Cara Hard Reset Samsung Galaxy J5 SM-J500F

Memiliki hp canggih sekelas Samsung Galaxy J5-J500F akan sangat penting, untuk mengetahui bagaimana cara hard reset atau mengembalikan pengaturannya ke bentuk semula saat dibeli. Karena yang namanya hp bisa saja mengalami masalah, baik dari segi jalannya sistem, kamera yang tidak bisa digunakan, hingga masalah terkuncinya hp. Bagaimana langkah hard reset tersebut.

Hard reset memang sering dijadikan solusi untuk mengatasi semua masalah pada sebuah hp. Tapi memang dibutuhkan kesabaran, dan ketelitian dalam menjalankannya terutama dalam hal memastikan semua data penting sudah dipindahkan ke media lain, karena biasanya pada proses hard reset semua data akan terhapus otomatis.

Cara Hard Reset Samsung Galaxy J5 SM-J500F

Untuk melakukan hard reset pada hp Samsung Galaxy J5 SM-J500F, yaitu melalui menu recovery dan melalui menu pengaturan. Kamu bisa pilih salah satu cara dan ikuti langkahnya dengan benar agar hp bisa berfungsi kembali seperrti semula.

Yang perlu diingat adalah sebelum melakukannya, pastikan semua data penting sudah dipindahkan dan disimpan dengan aman.

  1. Melalui Menu Recovery
  2. Sebelum masuk menu ini, kamu harus melakukan sedikit paksaan agar hp dapat diaktifkan untuk menjalankannya. Yaitu mulai dengan memastikan kondisi baterai full agar proses hard reset berjalan baik. Kemudian matikan hp tersebut dan keluarkan semua kartu dan micro SD, selanjutnya tekan tombol power, volume up dan home secara bersamaan beberapa detik.
  3. Proses selanjutnya akan muncul gambar robot hijau Android dan lepaskan ketiga tombol tadi. Kemudian akan muncul keterangan “tidak ada perintah” dan kamu bisa kembali menekan tombol volume up. Dan hp sudah standby pada menu recovery dan siap untuk dilakukan hard reset.
  4. Pilih wipe data atau factory menggunakaan tombol volume up  dan tekan tombol power untuk memilih menu yang ada. Langkah selanjutnya adalah pilih yes delete all user data menggunakan tombol power. Proses wiping akan berlangsung dan kamu bisa menunggu hingga selesai. Jika sudah ada tanda finish maka kamu bisa pilih reboth now.
  5. Proses hard reset dengan cara ini akan dikatakan selesai setelah proses reboth selesai. Dan kamu bisa menghidupkannya kembali. Jangan lupa masukkan kembali kartu sebelum menyalakannya, untuk memastikan apakah proses berhasil atau tidak.
  6. Melalui Menu Pengaturan
  7. Mulailah dengan membuka menu pengaturan pada hp Samsung Galaxy J5 SM-J500F, kemudian kamu bisa memilih submenu backup dan reset. Selanjutnya pilih factory dan reset, dan masuklah pada menu reset device. Jika kamu sudah ada pada posisi ini, kamu akan diminta melakukan konfirmasi untuk menghapus semua data dan aplikasi.
  8. Setelah data terhapus semua artinya hp sudah kembali ke setting pabrik. Kamu sudah bisa kembali menggunakannya dengan normal. Tapi memang butuh proses untuk mengunduh berbagai aplikasi yang kamu inginkan dan butuhkan.

Cara Flashing Samsung Galaxy J5 SM-J500G

Selain hard reset, flashing juga bisa dilakukan untuk membantu mengembalikan performa Samsung Galaxy J5 SM-J500G. sebenarnya tak jauh beda dengan hard reset hanya saja bahan yang dibutuhkan untuk memaksimalkan prosesnya saja yang berbeda.

Bahan yang diperlukan untuk flashing adalah odin, Samsung USB driver dan Samsung file Galaxy J5 SM-J500G yang akan digunakan. Jangan lupa kabel data yang akan digunakan untuk menghubungkan komputer sebagai media flashing ke ponsel Samsung tersebut, serta hp Samsung Galaxy J5 SM-J500G yang memiliki kapasitas baterai minimal 80 persen.

  1. Pastikan kamu mematikan hp dengan cara memencet tombol home, volume down dan power secara bersamaan pada jangka waktu beberapa detik. Kemudian setelah tampil tulisan peringatan, kamu bisa lepas tombol home dan power terlebih dahulu. Ini merupakan kondisi tepat untuk melakukan flashing.
  2. Kamu bisa melakukan ekstrak pada semua program dan file yang sudah diunduh sebelumnya. Lakukan ekstrak pada komputer hingga program tersebut bisa dijalankan dengan baik.
  3. Kemudian kamu bisa membuka aplikasi Odin pada komputer sambil memulai koneksi sambungan ponsel dan komputer menggunakan kabel USB. Penyambungan akan dikatakan sukses jika pada komputer terbaca koneksi ID:COM
  4. Selanjutnya kamu bisa menekan tombol AP pada aplikasi ODIN, dan mencari berkas firmware yang sudah diekstrak sebelumnya. Jika sudah ketemu, maka kamu cukup meneman tombol start atau mulai, maka proses flashing akan dimulai.
  5. Hal yang harus dipastikan adalah selama proses berlangsung koneksi antara komputer dan ponsel Samsung Galaxy J5 SM-J500 tidak putus, karena jika itu terjadi tentunya proses flashing tidak akan selesai dengan sempurna. untuk memastikannya kamu harus meletakkan ponsel pada kondisi aman, dan jaringan listrik juga stabil.
  6. Proses flashing biasanya membutuhkan waktu beberapa menit, tergantung kondisi kerusakan ada ponsel. Ada yang membutuhkan 10 menit saja namun ada juga yang perlu waktu hingga setengah jam. Kamu hanya butuh sabar hingga proses tersebut selesai.
  7. Proses akan dintarakan selesai jika sudah keluar tanda pada aplikasi ODIN bahwa proses berhasil. Tapi jangan senang dulu, karena masih ada langkah selanjutnya yaitu reboot.
  8. Reboot akan berlangsung dari aplikasi ODIN dengan tanda munculnya notifikadi Pass. Dengan demikian maka proses flashing bisa dikatakan selesai dengan baik.
  9. Langkah terakhir adalah melakukan pengecekan ponsel dari berbagai kondisi. Baik itu tampilan, kecepatan, hingga koneksi internet. Karena biasanya usai flashing ponsel akan kembali keposisi awalnya saat pertama kali dibeli. Jadi tugasmu cukup banyak untuk melakukan pengecekan ulang sekaligus mengunduh kembali aplikasi yang kamu butuhkan.
  10. Jika semua proses dan langkah sudah dilalui dengan baik, namun ponselmu tetap saja bermasalah, maka ada baiknya kamu coba sekali lagi melakukan flashing dengan mengikuti semua langkah dengan benar. Biasanya tidak akan ada kendala berarti, namun jika tetap saja tidak membaik, maka saatnya berkonsultasi pada ahlinya.

Ketiga cara di atas terbilang mudah untuk diaplikasikan pada hp Samsung Galaxy J5 SM-J500F untuk melakukan hard reset. Kamu tinggal pilih cara mana yang dianggap paling mudah digunakan. Jang jelas kamu harus memastikan bahwa memang ada masalah yang terjadi pada hp sehingga dibutuhkan hard reset sebagai solusinya.